Minggu, 05 Oktober 2014

7 Pelestarian Hewan dan Tumbuhan


1.    Pembudidayaan Hewan dan Tumbuhan Langka
Membudidayakan hewan adalah mengusahakan agar hewan tidak punah sehingga memberikan manfaat bagi manusia. Para ilmuan dapat pula dilibatkan untuk melakukan penelitian” tertentu yang bertujuan untuk melestarikan hewan’’ tertentu.
Tindakan budidaya dapat juga dilakukan terhadap tumbuhan yang tergolong langka. Selain itu pemerintah telah menetakan peraturan tebang pilih dan tebang tanam. Jadi, sudah sewajarnya peraturan tersebut kita patuhi.

2.    Memperluas Cagar Alam
Memperluas wilayah perlindungan hewan dan tumbuhan dapat dilakukan dengan memperluas kawasan cagar alam. Cagar alam merupakan suatu wilayah yang melindungi hewan dan tumbuhan yang hidup didalamnya serta memperluas kawasan khusus melindungi hewan yang disebut suaka margasatwa.

3.    Membangun Kembali Ekosistem Yang Rusak
Kelestarian hewan-hewan tidak lepas dari baiknya ekosistem tempat mereka tinggal. Sebisa mungkin kita berupaya dengan maksimal untuk memperbaiki ekosistem yang telah rusak.

4.    Reboisasi
Setiap penebangan ohon harus disertai dengan enanaman pohon kembali. Reboisasi tidak hanya bermanfaat untuk melestarikan tumbuh-tumbuhan yang telah dimanfaatkan, tetapi juga bermanfaat bagi pencegahan banjir dan tanah longsor, serta daerah resapan air.

5.    Melarang Perburuan Liar
         Setiap negara memiliki peraturan dan undang-undang tertentu untuk melindungi hewan dari perburuan secara liar. Peraturan atau undang-undang yang dibuat oleh emerintah harus berlaku secara luas dengan pemberlakuan sanksi hukuman yang berat bagi setiap pelanggarnya.

6.    Tidak Menggunakan Barang-Barang Yang Berasal Dari Tubuh Hewan
         Bagian-bagian tubuh hewan yang bernilai tinggi mengakibatkan hewan’’ tersebut menjadi target buruan. Sudah waktunya kita mengubah perilaku untuk menggunakan barang’’ yang berbahan dsar bagian tubuh hewan dengan memakai bahan-bahan pengganti atau bahan sintesis.

7.    Membangun Peran Serta Masyarakat
         Semua bentuk program penyelamatan dan pelestarian hewan dan tumbuhan tidak akan dapat berjalan tanpa melibatkan peran serta dari masyarakat. Masyarakat perlu disadarkan akan pentingnya pelestarian hewan dan tumbuhan agar makhluk hidup tersebut dapat memberikan manfaat dan tetap terjaga kelestariannya hingga ke generasi-generasi selanjutnya.
#langkah kaki #


7 aktifitas manusia yang menggangu keseimbangan alam dan ekosistem



1.    Penebangan Dan Pembakaran Hutan

Kebutuhan akan kayu mengakibatkan manusia melakukan penebangan hutan secara besar-besaran. Jika pohon’’ di hutan ditebangi secara liar, tanah menjadi tidak terlindungi. Tanpa akar tumbuhan yang mampu menyangga tanah, maka tanah akan mudah longsor. Penebangan hutan secara liar juga mengakibatkan berkurangnya wilayah resapan air yang dapat menimbulkan banjir.
Kerusakan hutan dapat juga terjadi karena pembakaran hutan. Pembakaran hutan umumnya dilakukan untuk membuka lahan pertanian. Dapat menyebabkan sejumlah tumbuhan dan hewan mati, pencemaran udara, udara tidak sehat lagi untuk bernafas dan terganggunya transportasi darat, laut dan udara.
Penggundulan hutan dan pembakaran hutan juga dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Pemanasan global adalah suatu fenomena alam yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan bumi.
Hutan dikenal sebagai paru-paru dunia karena kemampuannya untuk menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen. Ketika wilayah hutan semakin berkurang terjadi peningkatan karbondioksida yang kemudian membentuk lapisan di atmosfer. Lapisan tersebut mampu menghalangi keluarnya panas dari bumi sehingga suhu permukaan bumi meningkat.

2.    Pembuangan Sampah Atau Limbah

Sampah atau limbah mengandung zat-zat  kimia yang berbahaya bagi makhluk hidup. Jika manusia membuang sampah atau limbah sembarangan misalnya disungai , maka sungai menjadi tercemar dan airnya tidak dapat digunakan. Akibatnya, makhluk hidup yang bergantung pada air sungai akan kesulitan mencari air bersih, padahal air bersih sangat diperlukan.
Pembuangan sampah sembarangan juga dapat merusak keindahan alam, alam akan semakin kotor akibat ulah tangan manusia yang sembarangan membuang sampah.
Pembuangan sampah atau limbah sembarangan dapat juga mengakibatkan penyakit.

3.    Perburuan Liar

Perburuan liar terhadap hewan dapat menyebabkan berkurangnya populasi hewan dihutan dan lama-kelamaan punah. Kepunahan beberapa hewan dapat mengakibatkan ganggunya keseimbangan alam. Sebagai contoh harimau sumatra banyak diburu untuk berbagai macam alasan, berkurangnya populasi harimau dapat mempengaruhi keseimbangan alam, dapat menyebabkan bertambahnya jumlah hewan’’ herbivora dihutan, akibatnya terjadi pesaingan hidup di antara hewan herbivora dalam pemenuhan kebutuhan makanannya, yaitu rumput. Rerumputan menjadi semakin susah didapat sehingga akhirnya hewan’’ tersebutpun akan mati kelaparan.
Keseimbangan alam dapat terpelihara jika manusia tidak melakukan perusakan terhadap lingkungan dan makhluk hidup lainnya.

4.    Pembangunan Industri

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia telah banyak mendirikan pabrik atau industri. Namun, akibat kegiatan industri tersebut lingkungan menerima dampak kerusakan yang tidak sedikit. Contoh kerusakkan yang ditimbulkan oleh industri...
a.     Industri’’ sering kali di bangun di wilayah pertanian produktif  seperti daerah persawahan dan ladang. Hal ini mengancam keseimbangan ekosisitem sawah dan ladang ada daerah tersebut.
b.     Limbah industri berua asa yang dibuang ke udara mengakibatkan menurunnya kualitas udara bersih di sekitar lingkungan pabrik.
c.      Industri’’ besar umumnyamemerlukan asokan air dalam jumlah besar. Oleh karena itu, industri’’ tersebut membuat sumur’’ bor yang berdaya sedot besar. Hal ini berakibat menyusutnya persediaan air tanah.

5.    Penambangan 

      Di indonesia usaha penambangan mengakibatkan 10% dari kerusakkan lingkungan hutan nasional. Metode penambangan terbuka (open pit) pada pertambangan emas telah mengubah hutan hujan lebat menjadi gurun tandus dan mati sehingga tidak ada lagi tumbuhan yang bisa hidup disana. Undang-undang No. 41 tahun 1999 tentang penambangan melarang pertambangan terbuka dilakukan di hutan lindung. Ironisnya, 90% dari penambangan terbuka dilakukan di hutan lindung.
    Selain menyebabkan rusaknya area hutan dan erosi, kegiatan pertambangan juga menyebabkan sungai menjadi keruh dan coklat akibat limbah yang dihasilkannya, zat kimia yaitu air raksa yng digunakan dalam proses  penambangan dapat membunuh ikan dan hewan lainnya yang hidup disungai.

6.    Penangkapan Ikan Secara Liar

a.     Penangkaan ikan dengan menggunakan pukat harimau
          Penggunaan pukat harimau untuk menangkap ikan telah dilarang oleh pemerintah kita. Hal ini dikarenakan pukat harimau dapat menjaring semua organisme laut dari yang besar sampai kecil, yang muda maupun dewasa. Hal tersebut dapat menimbulkan kepunahan hewan laut dan dapat menghambat proses regenerasi ikan. Produksi ikan lama kelamaan menurun dan nelayan tradisional menjadi berkurang penghasilannya.
b.     Penangkapan ikan saat musim kawin
          Saat musim kawin, banyak ikan dewasa siap melakukan perkembangbiakan. Penangkaan ikan pada musim kawin akan menghambat proses regenerasi ikan. Ikan yang tertangkap belum sempat berkembang biak sehingga sedikit jumlah ikan makin merosot. Bila cara ini terus berlanjut, produksi ikan akan terus menurun. Jenis ikan tertentu lama kelamaan bisa punah.
c.      Penangkaan ikan dengan menggunakan dinamit
          Penggunaan dinamit bertujuan untuk memperoleh ikan sebanyak-banyaknya. Ikan yang diperoleh dengan penggunaan dinamit memang berlimpah, tetai hal demikian akan membunuh ikan yang masih muda dan juga merusak terumbu karang disekitarnya. Himpunan terumbu karang di Indonesia diperkirakan seluas 60 ribu kilometer persegi dengan beragam jenis dan bentuk serta warna-warni yang indah. Namun, sebagian besar diantaranya telah rusak akibat penggunaan dinamit dalam penangkapan ikan.

7.    Penggunaan Pupuk dan Pestisida yang Berlebihan

         Pupuk merupakan zat tambahan yang diperlukan tanaman. Pupuk dapat berupa pupuk organik (berasal dari kotoran hewan) dan pupuk anorganik (dibuat dari bahan kimia)
Pupuk anorganik dan pestisida mengandung berbagai bahan kimia. Penggunaan pupuk anorganik ( contohnya urea dan ZA) maupun pestisida (contohnya DDT) yang berlebihan dapat menimbulkan bencana. Kandungan zat kimia pada tanaman tidak saja racun bagi hama tanaman, tetapi juga bagi manusia yang memakan hasil tanaman tersebut. Kandungan zat kimia pada tanah dapat terbawa oleh air hujan ke sungai. Disungai, zat’’ berbahaya ini dapat pula membunuh makhluk hidup yang ada di air. Ekosistem perairan pun menjadi rusak.
         DDT (Dikloro Difenil Trikloetana)biasanya digunakan untuk membunuh serangga. DDT tidak larut di dalam air, tetapi mudah larut dalam lemak dan jaringan lemak sehingga peredarannya di lingkungan melalui rantai makanan. Penumpukkan kandungan DDT di dalam tubuh dapat berbahaya, misalnya menyebabkan kelemahan otot dan kejang-kejang bahkan kematian.

#langkah kaki#
    

Rabu, 10 September 2014

Foto-foto

Tim Basket masa SMA dulu

Paskibraka 2010 Pekanbaru

Saudara tercintaku di Batara

ehhmm

aek Matua Pasir Pangaraian Riau

G Marapi Sumbar

G Singgalang

G Talang

Lubuk Torok Kampar

Candi Muara Takus Riau

Posko relawan Sinabung

Tanjung Belit Riau

jalan jalan ke Istana Negara

Selasa, 19 Agustus 2014

17san di Gunung talang


Salam langkah kaki....

Tanggal 17 Agustus 2014

Langkah kaki melangkah ke Gunung Talang Sumatra Barat...





Puncak gunung talang



Di gunung talang ada pendakian massal dalam rangka hari kemerdekaan.....




Upacara bersama di Gunung Talang, diambil dari jarak jauh....
Upacaranya dimulai pukul 10.00, dimana saya waktu itu masih di Puncak G. Talang. 
Gak terkejar untuk turun... :(
 liat aja dari jauh... :(

Padahal dulu waktu sekolah kalo terlambat upacara kena hukum disuruh pungut sampah atau lari keliling lapangan.

Kalau pungut sampah digunung HARUS tanpa disuruh tapi kalo lari-lari keliling gunung??

alamak ,,,,, hehehe,,, :D



Yaudah walaupun gak ikut upacara bersama upacara sendiri deh :D




Ini foto di puncak gunung talang, foto mirip pahlawan perjuangan hehehe.... :D

Indonesia raya... merdeka... merdeka... tanah ku negri ku yang ku cinta....


Langkah kaki..



Walaupun gak bisa ikut upacara bersama tapi bisa ikut foto bersama pendaki lainnya :D

Langkah kaki ini adalah pengalaman yang berharga dan tak pernah ku lupakan...



Terimakasih tanah air ku, Indonesia..



Semoga engkau tetap jaya selama-lamanya...



salam langkah kaki...!

















Selasa, 12 Agustus 2014